yang tidak kita sadari

ya.. begitulah hidup, kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi hari ini, besok, lusa, tahun depan atau bahkan 50 tahun lagi, yang jelas semuanya sudah ada yang mengatur dan menyutradarainya. siapa lagi kalau bukan Allah, namun percayalah apa yang telah diaturnya merupakan sebuah kebaikan meski terkadang bentuknya tidak menarik dan terasa pahit. andai kita yakin bahwa itu semua adalah suatu bentuk perhatiannya kepada kita agar kita tetap berada di koridornya niscaya kita akan selalu bersujud syukur dengan apa yang kita alami sekarang ini.

seperti kejadian yang teman saya alami, ketika itu bulan ramadhan, ketika teman saya menjalankan solat tarawih di sebuah mesjid dekat rumahnya sebelum solat tarawih di mulai, ada seorang bapak yang duduk berada di sebelah teman saya ini, bapak tersebut menanyakan beberapa pertanyaan seputar kegiatan apa saja di mesjid hari ini. setelah selesai sholat witirnya hampir semua jamaah pulang ke rumahnya kemudian bapak tersebut menanyakan alamat rumah temen saya, dan kemudian menawarkan untuk pulang bersama, teman saya agak curiga maklumkan baru kenal namun teman saya punya alasan kuat untuk menolak ajakan bapak tersebut, dengan sopan teman saya menjawab “ maaf pak saya ingin mengaji dulu sebelum pulang” kemudian bapak tersebut tersenyum dan mengucapkan permintaan maafnya dan mengucapkan salam kemudian bapak tersebut meninggalkan mesjid tersebut.

namun pada suatu hari setelah beberapa bulan setelah ramadhan, teman saya mau berangkat kuliah, ketika sedang berjalan keluar dari kompleknya ada sebuah mobil berhenti persis di sampingnya dan kaca mobil tersebut di buka dan ternyata ia adalah bapak yang waktu itu menawarkan untuk pulang bersama. kemudian teman saya menerima ajakannya untuk mengantar temen saya ke kampus kebetulan tempat kerja bapak tersebut satu jalur dengan kampus teman saya. kemudian di dalam mobil, bapak tersebut menceritakan bahwa sebenarnya ia sangat kagum akan perbuatan serta kesolehan temen saya, bahkan setelah ia pulang dari mesjid tersebut ia langsung menceritakan kepada istrinya bahwa ia menemukan seorang anak muda yang seperti itu yang bisa di bilang sudah jarang anak muda yang melakukan hal yang seperti itu di jaman sekarang ini kata bapak terbut. ia sangat terharu dan bahkan teman saya ini menjadi insipirasinya untuk meningkatkan ibadahnya. padahal bagi temen saya kegiatan ibadahnya merupakan suatu hal yang sering dilakukannya namun dia tidak menyangka bahwa hal kecil dan sebagai rutinitasnya menjadi inspirasi bagi orang lain, dan itu menjadi motivasinya untuk terus meningkatkan ketaqwaannya kepada sang khaliq.

nah dari cerita di atas kita dapat mengetahui terkadang didalam kehidupan ini apa yang kita lakukan tanpa kita sadari menjadi perhatian bagi orang lain atau bahkan menjadi insipirasi. alangkah bahagianya jika hal2 yang kita lakukan bahkan hal terkecil yang kita lakukanpun bermanfaat bagi orang lain apalagi jika itu dapat memperbaiki hidupnya.

semoga bermanfaat

Cara menginstall dan login postgreesql di linux fedora core8

Postgreesql merupakan suatu pengolah database server berbasis linux yang di kembangkan di University of california.

postgreesql merupakan pengolah database dengan sistem penyimpanan yang luar biasa, dapat menyimpan data yang jauh lebih besar dari Mysql dan yang pastinya gratis serta open source tapi suatu proyek open source yang hebat biasanya memiliki sedikit masalah pada kerumitan pemakaiannya, namun ini ga jadi masalah bagi user yang ingin memperoleh sistem Database yang canggih dan kompleks namun gratis.

cara install Postgreesql:

kita pake opsi yang sedikit mengetik dulu dulu OK;

pertama download paket – paket postgreesql di internet atau di repository yang anda miliki, jika sudah ketikan perintah untuk menginstall:

# rpm –ivh postgree…………..

tapi sebelumnya kita pinddah dulu menjadi account root agar kita mendapatkan hak akses untuk menginstall program denagn cara:

$ su -

password:

setelah itu baru di install.

tapi bagi yang ingin cara praktis dengan memakai user GUI, yang terpenting kita memiliki DVD fedoranya (terutama yang asli agar kita dapat memiliki repository yang cukup lengkap). caranya tinggal masukan DVD ke drivenya setelah itu pindah ke tempat add/remove software yang ada pada menu application, terus tandai deh pada bagian server –> postgreesql kemudian klik tombol apply.

setelah terinstall baru kita buat user di postgree:

"kemudian agar server postgree dapat aktif ketikan perintah:

# service postgrees star

      memulai postgrees                     [OK]

# su postgrees

$

setelah itu baru kita buat usernya

$ createuser yudha

apabila berhasil maka akan timbul tulisan

CREATE USER

Login-lah kembali sebagai user yudha. Kita
akan membuat database baru dengan
nama yudha. Untuk itu, Anda bisa
mempergunakan program createdb.

ini sintaksnya

$ createdb yudha

apabila berhasil maka muncul

CREATE DATABASE

untuk masuk sebagai user yudha dan menggunakan database yudha maka ketikan perintah

$ psql yudha

Welcome to the POSTGRESQL interactive sql monitor:
Please read the file COPYRIGHT for copyright terms of POSTGRESQL
type \? for help on slash commands
type \q to quit
type \g or terminate with semicolon to execute query
You are currently connected to the database: template1
template1=>

kalau sudah ada teks seperti di ats berarti kita berhasil login dan siap menggunakan database yang kita buat tadi

semoga bermanfaat

membuat DHCP server di linux Fedora core 8

DHCP atau Dynamic Host Configuration Protocol, merupakan salah satu mekanisme pemberian IP pada komputer host atau client secara otomatis. Mekanismenya adalah menggantikan peran administrator jaringan dalam, terutama saat memasukkan IP Address di setiap komputer Client.

tugas buat server DHCP ini sebenernya bahan ujian praktek yang baru aja di laksnain di kampus saya. agak pusing sih kalo kita belum terlalu paham tentang konfigurasi IP nya, karena pada intinya mengkonfigurasi DHCP server itu terletak pada bagaimana menyeting ip – ip yang terhubung di DHCP server itu sendiri.

Tahap – tahap pengkonfigurasian DHCP server di Linux Fedora Core 8:

Tahap1:

  1. buka terminal
  2. ubah adari account biasa menjadi account root(tertinggi) caranya:

$ su -

password:

  1. setelah berubah acccount, cek apakah sudah terinstal DHCP servernya pada fedora caranya:

[root@localhost ~]# rpm -qa | grep dhcp

dhcpv6-client-0.10-51.fc8

libdhcp-1.27-3.fc8

libdhcp4client-3.0.6-10.fc8

libdhcp6client-0.10-51.fc8

dhcp-3.0.6-10.fc8

[root@localhost ~]#

Jika belum maka kita bisa menginstallnya, tapi sebelumnya kita download dulu paketnya kemudian taruh di direktori yang kita inginkan. misal paketnya kita simpan di dekstop, maka kita arahkan ke direktori tersebut baru deh kita instal dengan sintaks:

[root@localhost dekstop]# rpm –ivh dhcp-3.0.6-10.fc8

setelah itu kita bisa memeriksa konfigurasi ip yang ada pada linux dgn sintak

# ifconfig

  1. jika sudah baru di konfigurasi DHCP servernya, dengan cara mengedit file /etc/dhcpd.conf, kita bisa memakai editor yang ada seperti vi atau nano, karena kami menggunakan editor nano jadi sintaksnya:

[root@localhost ~]# nano /etc/dhcpd.conf

  1. c0ntoh default sintaks untuk konfigurasi dhcp server dapat di lihat atau di copy di tempat file tepatnya di usr/share/doc/dhcp-3.0.1/dhcpd.conf.sample.

Contoh file yang kami konfigurasi di editor nano :

ddns-update-style interim;

ignore client-updates;

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {

# --- default gateway

option routers 192.168.1.1;

option subnet-mask 255.255.255.0;

option nis-domain "domain.org";

option domain-name "domain.org";

option domain-name-servers 192.168.1.1, 192.168.9.2;

# option time-offset -18000; # Eastern Standard Time

# option ntp-servers 192.168.1.1;

# option netbios-name-servers 192.168.1.1, 192.168.1.2;

# --- Selects point-to-point node (default is hybrid). Don't change this

unless;

# -- you understand Net bios very well

# option netbios-node-type 2;

range dynamic-bootp 192.168.1.2 192.168.1.10;

default-lease-time 21600;

max-lease-time 43200;

# we want the nameserver to appear at a fixed address

}

6. Setelah mengubah configurasi DHCP Server, selanjutnya restart service supaya dapat digunakan dengan perintah:

[root@localhost~]# service dhcpd restart

  1. untuk mengaktifkan DHCP server daemon beri perintah:

[root@localhost ~]# /etc/init.d/dhcpd start

Memulai dhcpd: [OK]

8. Untuk melihat dan mengetahui alamat yang telah digunakan oleh client, dapat dilakukan dengan melihat file /var/lib/dhcp/dhcpd.leases.

Beginning from little things

Judul ini saya ambil sebagai posting saya yang pertama. saya mengambil judul tersebut merupakan reprensentasi saya sebagai awal dari memulai blog ini dan juga awal saya memulai bangkit untuk meraih sesuatu yang lebih baik di dunia maupun di akhirat nanti.

sekian lama di tunda-tunda akhirnya berhasil juga buat blognya. walau bisa dikatakan telat setidaknya saya bisa mnghasilkan sesuatu tindakan di akhirnya. tujuan saya membuat blog ini adalah untuk berbagi ilmu pengetahuan termasuk yang saya tekuni yaitu ilmu komputer dan berbagi pengalaman hidup siapa tahu bisa jadi inspirasi bagi yang membacanya. amin

blog ini saya persembahkan kepada Allah SWT yang telah mengajarkan dan membimbing saya lewat pengalaman – pengalaman yang sangat berharga dalam menjalani hidup agar saya selalu tetap berada di garisnya, terima kasih ya Allah karenamu sehingga saya mengerti untuk apa kita hidup di dunia ini.